Kamis, 03 Desember 2015

Masih ku anggap kecil, nak

Mama...
Kalau nnti aku dewasa aku ingin seperti papa, yg selalu ada buat kita..
Mama...
Kalo nnti aku seumur papa , aku ingin membelikan istriku rumah dan perhiasan mewah, seperti mama..
Mama..
Kalo aku tua, aku ingin menjadi orang sukses dan ga akan menangis lagi ttg kesakitan pada mama..

Tapi sepertinya akan sulit..
Masa kecil ku pun saja, sulit untuk aku jalani..  saat kalian membuat kan ku sebuah kamar untukku, aku menangis rasa nya aku terasa di asingkan di sini..
Masa muda ku pun berat, saat di perantauan waktu yg biasanya untuk tidur aku gunakan untuk menangisi kalian yg jauh di sana.
Apalagi dgn masa tua ku, saat aku dan istriku telah membuat rumah sendiri untuk kita, kalian akan terasa sulit untuk kami bawa karna tak ingin meninggalka rumah..

Mama, papa...
Terima kasih untuk selalu mengatakan bahwa...

" saat dimanapun kau, seberapa jauh pun kau, seberapa laparkah kau dan seberapa sakit kah kau anakku, kau tetaplah 'tanggungjawab kami' .. sampai kami tak bernafas lagi, karna sampai waktu manapun kau kami anggap tetaplah anak kecil kami..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar