Kamis, 20 Oktober 2016

Aku bukan yg sejati

Tidak menitipkan hati,
Juga tidak berbesar diri, sebab hati bukan untuk di diami..
Melainkan di tata seindah mata,
Di tanam setinggi jati,
Dan di rasa semanis gula..

Namun hati juga tidak bisa di paksa,
Mengungkapkan yg tak seharusnya pun tak pernah di benarkan ..
Memberi pengharapan pun di anggap kenodaan
Lalu seperti apa AKU,
Aku hanya lah 3 huruf yg harus kau dengar kan..
A' Ada mimpi yg sedang aku jalani..
K 'Karena ini hidup untuk apa aku berdiam diri..
U 'Untuk itu pahami dan kenali aku lebih dalam lagi..

_ tidak bermimpi untuk jadi yg paling sejati, tapi setidaknya aku menjalani apa yg sedang aku cari dari arti sebuah mimpi..

Selasa, 09 Agustus 2016

Pup'etah..

rasanya ingin menghanyut bersama ketenggelaman..
sebab,  romansa  cinta  tak  sekuat  bersama yg  lalu.
nasib, pupetah adalah  merasakan tulisan..
di  tinggal,  Di campakan,  di  acuhkan sudah  jadi  sarapan..
bahkan  sesekali,  di  tikam  dari  belakang..

hidup  pupetah berperjalanan..
berpindah dari  isak  ke  isak lainnya dalam  tangis  dia mencipta,
dalam kesendirian Dia melagu
dalam kepatahan Dia berkarya..
sungguh  harukpaluhnya pupetah .
senyuman nya  selalu terpancar dalam keramaian,
dan  tangis nya  Iya tawarkan pada tulisan..
pada  buku  dan  pena  yg  bisu..
pada kamar  dan  jendela  yg  kedinginan saat  malam..
pada  cinta  dan  rindu  yg  sulit  di  ungkapkan..
pada espresso toraja, rasa nya  dia tumpahkan...

puitisan'pejalan'patah (pupetah) '™

Kamis, 04 Agustus 2016

Sore gembel

Sore ini brsama senja,
Ku tatap roda.2 yg mengangkt kalian berjalan mundur. .

Mgkn aku ingat sesuatu hal, aku sdang mencoba kembali pulang pda masa lampau masa kecil kake buyut ku, yg sedang ku pelajari riasan ny tntang alam. . .

Kales maling

Tuhan tenangkan lh, aku brsama ikan.2 koi yg mendamaikan. .
Dgn rumah mu yg bgtu teduh,  d tengah smilir kota yg bgtu panas dan kasar. .
Dgn sesekali tawa bhagia dr anak bocah ku dgr, dgn gembira. .
tp aku ckup dalam hati sja. .
Perhiasan.y adalah kilauan pancaran mtahari dr dgin ny air ikan tadi. .
Dan percikan bhagia air lewat bambu yg trjulur ke atas gunung melembut kan telinga, 3 diva, atau frank sinatra pun jauh d bwah n0minasi.y
siang , 22.juli
musola p0m d kali malang . .

Minggu, 24 Juli 2016

Luapkan saja alam ku

Ada bnyk, manusia yg menuankan uang
Brbesar kpl, dgn kuda besi mlik.y
Mnutup mata kpd penjelajah tanah
ada bnyk yg memuliakan tahta,
Menunggu d tinggkan para bdak shaya, bkan merendahkan
melempar tawa dmi kserakahan
tdk kh kalian malu pd sjrah dan si tua, yg msh mencri masa jaya nya dulu kala
Tdakh kalian rugi yg tak menangis tdak mngenal rumahnya
Tanah ini, air ini, p0hon ini, satwa ini, yg kalian pkir bsa d beli dgn tuangan harta
yg bsa d ambil, dgn kserakahn jabatan
yg bsa d nikmati yg  di bumbui.y dgn tai
Klian jahat mengesejutakan alam raya yg jelas memberi sgala.y

Sabtu, 09 Juli 2016

Jika

Jika  waktu  Ku telah  habis..
Sebelum aku  mengabulkan mimpi  mu..
Aku  akan  meminta  pada  tuhan..
Ijinkan aku,  menitipkan  banyak  kata  Dan Album  untuk  Dia ingat..
Bahwa  aku  juga  pernah berjuang mati -matian  untuk  mimpi nya..

Minggu, 29 Mei 2016

bukan aku



Ada manusia yang dengan pede ny mengatakan cinta..
Ada manusia yang dengan pede nya dia bercinta,
Ada pula yang tidak ada malu mendua ..
Benarkah hati ini akan sesuka hati,
Memilih wanita seperti mereka..

Rasanya aku tidak bisa,
Gaya merayuku pun tak sebebas merpati di sana..
Dan keberanian ku tak setangkas kucing cita..

Terima kasih, aku cukup dengan begini saja..

untuk lampung





Tak mudah menahan rasa ini,
Kegalauan telah melenyapkan ku pada satu sisi..
Yaitu hati..

Kau telah mengerti, arti meninggalkan dengan tangisan..
Dan aku telah berlari, dari kenyamanan hatimu..
Karna lebih sulit bagiku menjadikan sahabat seorang musuh,
Di banding memilih mu demi ke egoan ku..

Aku mengerti sulit menjadi dirimu,
Namun aku merasa kau akan lebih sulit dalam posisi ku..
Biar semua hilang bagai mimpi semalam,
Biar semua hilang seperti embun pagi,
Mungkin akan ada harapan di lain lusa nanti..


jangan kelam dan tenggelam





Hati ini memiliki pasangan,
Dan juga pemilik nya..
Jangan biarkan aku tenggelam dalam kelam,
Jangan biarkan aku sendiri dalam sepi tak bertepi..
Jangan lihat aku mati berdiri,
Jangan dengar aku teriak menangis,
Jangan sangka aku bahagia,
Jangan pernah aku merasa  di dua..
Jangan lagi aku tenggelam dalam kelam..
Karna kau pemilik sekeping hati bukan banyak nya hati..

Hari Itu



3 jam yang lalu, kita masih bersenda gurau ..
Menepuk kepala, sambil tersenyum indah
Tapi suasana itu berubah, ketika aku merubah nya menjadi keheningan..

Berfikir rintih, tentang masa depan..
Masa mana yg kita rindukan,
Saat kehancuran dan perpisahan kiita bicarakan..
Terasa berat rasanya untuk di lanjtukan
Hingga kita sepakat untuk menutup telpon itu..
Dan berbayang tentang masa itu
Dalam pikiran hening malam 12 mei 2016,
Di kamar masing-masing dengan kerinduan jarak yang memisahkan…

Jumat, 08 April 2016

Bacin

Masihkah aku di sini..
Mengharap pamrih selalu tangan kalian..
Menunggu ikhlas uluran kalian..

Aku juga manusia..
Aku malu, jika harus begini'
Membuka mata aku pun malu,
Karna yg ku lihat hanyalah kebaikan kalian dan kebodohan diri ku sendiri..
Hingga kini aku mencoba tertidur lebih dalam agar waktu yg panjang ku nikmati dengan mimpi-mimpi ku..

apa kabar kalian, orang sepertiku..

Apa kabar kalian, orang sepertiku..

Apa yang telah dilakukan manusia sepertiku..
Menjilat rasa nya tidak akan bias,
Bermimpi rasanya sangat lelah ,
Dan menanti rasa nya tidak mudah..

Apa yang telah kalian lakukan , manusia sepertiku..
Aku butuh wejangan dan pengertian tentang dirimu..
Aku belum mengerti apa tujuan mu,
Dan aku belum bisa menerjemahkan diriku sperti kamu dan orang seperti ku lain nya..

Jika aku mati,
Bisakah aku bertemu kalian..
Untuk bertanya seberapa berkesan nya hidup yang kalian lakukan..
Sehingga banyak orang yang ingin sepertiku dan kalian..
Jika perlu di benci,
Kenapa tidak, jika itu menjawab semua apa yang aku pertanyakan pada kalian..


Untuk kalian penikmat cundang, dan manusia yang di pecundangi pecundang..

x

Sandiwara Ultimatum Kehidupan..

Elegy ku..

Menerjemahkan hati serumit mencari bunga ter;indah diladang bunga indah..
Bermimpi pasti, selelah berjalan lurus tanpa garis finish,
Menunggu keajaiban, sebusuk apel yang didiamkan beratus –ratus hari.

Lalu apa yang dapat di persalahkan,
Tidak ada,
Karna jawaban untuk dunia ini adalah ikuti saja alur nya..
Itulah jawaban para penista agama, dan pecundang hidup di dunia..

Untuk mereka penjilat dan pemenang kebohongan ,
Lawan saja ,
Lawan saja hukum mu, hukum yang telah di buat kalian sendiri..
Menang lah jika itu harus menginjak harga dirimu, keluarga dan karib mu..

Dan untuk mereka penikmat hidup,
Berbahagia lah,
Bahagiakan dirimu, bahagia kan mereka yang harus kamu berikan kebahagian..
Pergilah dengan senyuman..
Dan matilah dengan kebahagiaan,
Maka akan banyak yang mengenangmu dengan senyuman..


Hentak Aku

Hentak aku..

Jika kita ingin menang kita harus melupakan nya..
Semua tentang apa yg sudah membuat kita besar kepala dan membuat kita menyesal dan yg telah mebuat kita menteskan air mata..
Maaf kan mereka dan lanjutkan saja hidup mu..
Hidup yang telah kamu pilih…


Aku merasa dalam penjara ..
Penjara ketakutan yang entah sampai kapan aku di bebas kan
Yang aku ingat hanya aku ingin menemui mereka, tanpa meraka berkunjung ke tempatku saat ini..
Iya lah mereka kekuatan ku, (m0m, family, sahabat dan cinta)

Aku telah berjanji pada nya,
Pada hujan yang hanya bias ku pandang,
Pada gelap yang jatuh setiap malam,
Pada diriku yang tenggelam..

Hentak aku..
Lempar aku..
Dan caci maki aku dari kebisingan ini ..
Hingga aku terlepas dari jerat lumpur liar yang
Tak pernah membebaskan ku..

Aku lelah di pecundangi,
Aku lelah di injak,

Dan aku lelah di andalkan oleh para penjilat…