rasanya ingin menghanyut bersama ketenggelaman..
sebab, romansa cinta tak sekuat bersama yg lalu.
nasib, pupetah adalah merasakan tulisan..
di tinggal, Di campakan, di acuhkan sudah jadi sarapan..
bahkan sesekali, di tikam dari belakang..
hidup pupetah berperjalanan..
berpindah dari isak ke isak lainnya dalam tangis dia mencipta,
dalam kesendirian Dia melagu
dalam kepatahan Dia berkarya..
sungguh harukpaluhnya pupetah .
senyuman nya selalu terpancar dalam keramaian,
dan tangis nya Iya tawarkan pada tulisan..
pada buku dan pena yg bisu..
pada kamar dan jendela yg kedinginan saat malam..
pada cinta dan rindu yg sulit di ungkapkan..
pada espresso toraja, rasa nya dia tumpahkan...
puitisan'pejalan'patah (pupetah) '™
Tidak ada komentar:
Posting Komentar